|
Raup Wisatawan Lewat Sidang ADB |
|
|
|
|
Pemerintah Indonesia optimis dapat mengembangkan industri pariwisata saat ini dengan memanfaatkan sidang tahunan ADB di Nusa Dua Bali dengan mengadakan MICE (meeting, invitation, conference and exhibition). Hal tersebut diutarakan Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan, Edy Putra Irawadi kepada pers di Nusa Dua, Bali, beberapa waktu lalu. “ Indonesia optimis mampu merebut pasar wisata dari Thailand melalui MICE dalam Sidang tahunan ke – 42 Dewan Gubernur ADB di Nusa Dua saat ini,” katanya.
Pemerintah
Indonesia optimis dapat mengembangkan industri pariwisata saat ini
dengan memanfaatkan sidang tahunan ADB di Nusa Dua Bali dengan
mengadakan MICE (meeting, invitation, conference and exhibition). Hal
tersebut diutarakan Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan
Perdagangan, Edy Putra Irawadi kepada pers di Nusa Dua, Bali, beberapa
waktu lalu. “ Indonesia optimis mampu merebut pasar wisata dari
Thailand melalui MICE dalam Sidang tahunan ke – 42 Dewan Gubernur ADB
di Nusa Dua saat ini,” katanya.
Menurutnya, Indonesia dari sisi keamanan dan politik jauh lebih stabil
dibanding negara – negara kawasan seperti Thailand, Philipina maupun
Myanmar. Namun yang menjadi permasalahan bagi Indonesia selain Jakarta
dan Bali, belum adanya daerah lain yang mampu menyediakan gedung atau
lahan untuk menampung lebih dari 5000 tamu undangan. Eddy menambahkan,
uji coba pertama MICE di lakukan di luar Jakarta dan Bali melalui World
Ocean Conference di Manado 13 – 14 Mei 2009.
Dalam waktu dekat menurut eddy, posisi Indonesia melalui MICE
mengambil porsi yang tidak terlalu tinggi yakni semacam working group
yang biasanya mendatangkan kurang lebih 2000 – 3000 delegasi. Melalui
strategi tersebut, Indonesia mampu meraup wisman 40 persen pertahunnya
melalui ajang MICE. Di Kawasan Asean sendiri pertahunnya terdapat 615
pameran , eksibisi maupun konferensi serta invitasi berskala
international .
Sementara dari sidang tahunan ADB di Nusa Dua Bali dipastikan akan
meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan manca negara. Tingkat hunian
hotel sangat penuh dengan kedatangan delegasi peserta ADB yang mencapai
4000 peserta dari berbagai negara. Hal ini diutarakan Membudpar, Jero
Wacik saat meninjau persiapan sidang tahunan ADB ini di Nusa Dua, akhir
pekan. ” Potensi devisa yang akan masuk dengan sidang tahunan ADB ini
luar biasa, karena ada sekitar 4.000 peserta dari berbagai negara
datang ke Bali. Saya saja pesan hotel diluar kompleks Nusa Dua,
dapatnya di Kuta,” katanya seraya memperkirakan devisa yang masuk
mencapai 7 miliar dolar AS.
Artinya pemesanan hotel penuh karena wisman datang berbondong-bondong.
Hal ini akan menigkatkan jumlah pengunjung. Mereka akan balik ke
negaranya dan menceritakan keindahan Bali. Jero tidak menghawatirkan
adanya wabah flu Babi yang saat ini sedang merebak secara global. Sebab
itu hanya terjadi di Meksiko. Namun di Indonesia tidak terjadi apa –
apa. ” Jadi itu tidak perlu dipermasalahkan saat ini,” katanya.
|