|
Perayaan Hari Ulang Tahun BTDC ke-36 |
|
|
|
|
Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Nusa Dua memiliki sejarah keterlibatan yang intens terhadap pengembangan pariwisata nasional serta telah memainkan peran sosial, ekonomi dan lingkungan yang berimplikasi luas bagi masyarakat Bali. Keterlibatan tersebut telah melahirkan reputasi tersendiri bagi BTDC yang pengakuannya tidak dating secara lokal, nasional tetapi juga secara internasional. Sejarah diri BTDC ini diharapkan menjadi kebanggaan mereka yang terlibat langsung didalamnya, tetapi juga seluruh masyarakat Bali, khususnya yang berdomisili di kawasan Nusa Dua.
Demikian dikemukakan oleh Dirut BTDC Ir. I Made Mandra ketika memberi sambutan terkait perayaan puncak HUT ke-36 BTDC di Nusa Dua. Acara tersebut selain dihadiri oleh jajaran direksi dan pegawai BTDC, juga para sesepuh BTDC (direksi dan pegawai yang telah pensiun), camat Kuta Selatan dan Lurah Benoa.
Menurut Bapak Mandra, peran BTDC bukan dalam konteks menagih pamrih sosial, tetapi sekadar mengimbangi penilaian negatif terhadap BTDC yang berkembang selama ini. Beliau berharap, fakta-fakta di bawah ini melahirkan penilaian yang fair terhadap BTDC. Mandra menuturkan, sebelum BTDC berdiri selama 36 tahun lalu, kawasan Nusa Dua merupakan daerah gersang yang tidak menjanjikan secara ekonomis. Semuannya berubah ketika BTDC hadir disana dan mulai beroperasinya belasan hotel kelas dunia. BTDC menjadi pemicu kebijakan pemerintah untuk menjadikan Bali sebagai salah satu pintu masuk wisatawan dunia dengan memerkenankan direct flight ke Pulau Dewata.
BTDC telah mengharumkan nama Bali di tingkat nasional dan Internasional, terbukti setelah meraih sejumlah penghargaan predikat terbaik serta menerima penghargaan kalpataru dan sertifikat Green Globe sebagai satu satunya resort di dunia. BTDC juga berperan melahirkan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua serta terlibat aktif dalam bentukan Majelis utama desa Pekraman dan membidani lahirnnya Bali Tourism Friends, sebagai organisasi yang peduli pada cita-cita Tourism Sustainable Development serta mendorong pengelolaan Bali sebagai one island management.
Acara HUT ke-36 BTDC kemarin berlangsung sederhana, tetapi meriah. Selain pemotongan tumpeng yang juga disaksikan para sesepuh BTDC, termasuk mantan Dirut Anak Agung Rai, juga ditampilkan paduan suara menyanyikan Hymne BTDC. Ketua panitia Nyoman Tarca Antika mengungkapkan, sebelum acara puncak HUT ke-36 BTDC kemarin, telah dilakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan direksi dan pegawai BTDC serta masyarakat setempat
|